Bacalah dongeng berikut!
Benih Padi Pemberani
Pada zaman dahulu, ada seorang
petani yang memiliki banyak benih di lumbungnya. Suatu hari tibalah bagi petani
itu untuk kembali menanam benih yang baru karena sebentar lagi musim hujan akan
tiba. Di antara banyak benih itu ada dua benih yang saling berbeda satu sama
lain. Benih yang satu adalah Benih Padi dan beninh yang lain adalah Benih
Kacang. Benih Padi adalah benih yang sudah tidak sabar lagi untuk meninggalkan
lumbung itu dan ditanam oleh pak tani. Sementara, Benih Kacang adalah benih
yang begitu saying dengan tempat tinggalnya sekarang, yang nyaman, dan
terlindung dari panas dan hujan. Selain itu Benih Kacang juga takut kalau di
harus ditanam oleh Pak Petani, dikubur di dalam tanah adalah sesuatu yang menakutkan
baginya.
Hari menanam pun tiba. Benih Padi
langsung berdiri dan melompat-lompat.
Benih Padi : “Ayo Pak Petani ambil saya, ambil saya!”
Sementara Benih Kacang bersembunyi
karena takut. Merasa heran dengan Benih Kacang maka Benih Padi pun bertanya kepada
Benih Kacang
Benih Padi : “Cang, kenapa kau takut untuk ditanam?”
Behih Kacang :
“Iya, aku takut ditanam, bayangkan nanti kalau kita di dalam tanah, gelap
dingin, susah bernafas aduh pokoknya nggak nyaman deh, apalgi bagaimana nanti
kalau ada cacing, hiii….. Aku takut sama cacing, pokoknya au di sini saja, enak
nyaman dan aman, aku tidak mau ditanam.”
Benih Padi :
“Memang sudah seharusnya kita ditanam. Pak Petani pasti sangat menjaga kita
dari semua hama dan penyakit hingga kita nanti bisa menjadi berlipat ganda dan
kalau masalah cacing kamu tidak perlu takut karena cacing malah akan membantu
kita tumbuh lebih cepat dan lebih sehat.”
Benih Kacang :
“Aku tetap tidak mau, aku masih takut dan terlalu saying dengan tempatku yang
sekarang”
Akhirnya
benih kacang tidak pernah ditanam. Sementara itu Benih Padi akhirnya diambil
oleh Pak Petani dan ditanam, dirawat dan dijaga oleh Pak Petani. Walaupun
pertama dia harus tinggal ditempat yang gelap, becek dan kotor tapi dia tahu
tidak selamanya dia tiggal di tempat yang seperti itu, dia akan tumbuh dan
menjadi besar hingga dia akan menjadi sangat banyak dan berguna bagi banyak
orang.
Di
tempat lain, Benih Kacang sendirian di lumbung itu dan tengah ketakutannya
karena sendirian datanglah seekor tikus besar kelaparan yang mencari makan di
lumbung itu.
Tikus : “Perutku sangat lapar.
Kebetulan ada sebuah benih kacang di sini. Sepertinya sangat lezat”
Tanpa piker panjang tikuspun langsung melahap Benih Kacang itu. Benih
Kacangpun menemukan tempat barunya, perut tikus, yang membuatnya berubah yaitu
menjadi kotoran tikus. Sementara Benih Padi telah pindah ke tengah sawah tempat
besar dan terang yang di jaga oleh Pak Petani hingga panen tiba.
Tulislah tokoh
yang ada pada dongeng terseut beserta karakternya! Tulis di buku tulis dan dikirim via WA
Alhamdulillah
ReplyDelete