Skip to main content

T3 - ST1 - PB 4 (Bahasa Indonesia)

 

Bacalah dongeng berikut!

Benih Padi Pemberani

Pada zaman dahulu, ada seorang petani yang memiliki banyak benih di lumbungnya. Suatu hari tibalah bagi petani itu untuk kembali menanam benih yang baru karena sebentar lagi musim hujan akan tiba. Di antara banyak benih itu ada dua benih yang saling berbeda satu sama lain. Benih yang satu adalah Benih Padi dan beninh yang lain adalah Benih Kacang. Benih Padi adalah benih yang sudah tidak sabar lagi untuk meninggalkan lumbung itu dan ditanam oleh pak tani. Sementara, Benih Kacang adalah benih yang begitu saying dengan tempat tinggalnya sekarang, yang nyaman, dan terlindung dari panas dan hujan. Selain itu Benih Kacang juga takut kalau di harus ditanam oleh Pak Petani, dikubur di dalam tanah adalah sesuatu yang menakutkan baginya.

Hari menanam pun tiba. Benih Padi langsung berdiri dan melompat-lompat.

Benih Padi       : “Ayo Pak Petani ambil saya, ambil saya!”

Sementara Benih Kacang bersembunyi karena takut. Merasa heran dengan Benih Kacang maka Benih Padi pun bertanya kepada Benih Kacang

Benih Padi       : “Cang, kenapa kau takut untuk ditanam?”

Behih Kacang : “Iya, aku takut ditanam, bayangkan nanti kalau kita di dalam tanah, gelap dingin, susah bernafas aduh pokoknya nggak nyaman deh, apalgi bagaimana nanti kalau ada cacing, hiii….. Aku takut sama cacing, pokoknya au di sini saja, enak nyaman dan aman, aku tidak mau ditanam.”

Benih Padi       : “Memang sudah seharusnya kita ditanam. Pak Petani pasti sangat menjaga kita dari semua hama dan penyakit hingga kita nanti bisa menjadi berlipat ganda dan kalau masalah cacing kamu tidak perlu takut karena cacing malah akan membantu kita tumbuh lebih cepat dan lebih sehat.”

Benih Kacang : “Aku tetap tidak mau, aku masih takut dan terlalu saying dengan tempatku yang sekarang”

Akhirnya benih kacang tidak pernah ditanam. Sementara itu Benih Padi akhirnya diambil oleh Pak Petani dan ditanam, dirawat dan dijaga oleh Pak Petani. Walaupun pertama dia harus tinggal ditempat yang gelap, becek dan kotor tapi dia tahu tidak selamanya dia tiggal di tempat yang seperti itu, dia akan tumbuh dan menjadi besar hingga dia akan menjadi sangat banyak dan berguna bagi banyak orang.

Di tempat lain, Benih Kacang sendirian di lumbung itu dan tengah ketakutannya karena sendirian datanglah seekor tikus besar kelaparan yang mencari makan di lumbung itu.

Tikus                  : “Perutku sangat lapar. Kebetulan ada sebuah benih kacang di sini. Sepertinya sangat lezat”

Tanpa piker panjang tikuspun langsung melahap Benih Kacang itu. Benih Kacangpun menemukan tempat barunya, perut tikus, yang membuatnya berubah yaitu menjadi kotoran tikus. Sementara Benih Padi telah pindah ke tengah sawah tempat besar dan terang yang di jaga oleh Pak Petani hingga panen tiba.

 

Tulislah tokoh yang ada pada dongeng terseut beserta karakternya! Tulis di buku tulis dan dikirim via WA

Comments

Post a Comment